Apr
03
2009
Tinggal menghitung hari lagi para siswa klas XII SMA/MA se Indonesia berjuang mempertaruhkan masa depan dengan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah. Tidak ada kata hati selain “HARUS LULUS”. Namun ternyata untuk itu bukan hal yang mudah. Selain harus belajar dan berdo’a, kini kriteria kelulusannyapun dinaikan.
Maka dari itu agar orang tua juga memahami, SMA Negeri 7 Jogjakarta pada hari Sabtu, 4 April 2009 mengundang para orang tua siswa klas XII dalam rangka ‘Sosialisasi UN-US’. Sosialisasi ini penting karena keberhasilan UN-US siswa tidak hanya menjadi tanggungjawab sekolah, tetapi juga orang tua dan masyarakat.
SEMOGA SUKSES SISWA-SISWA SEVENERS
Dec
20
2008

Pada hari Kamis, 18 Desember 2008 dilakukan serah terima hibah dari PT. Samsung Elektronics Indonesia. Program ini merupakan kepedualian PT. Samsung Elektronics Indonesia terhadap dunia Pendidikan di Indonesia. PT. Samsung Elektronics Indonesia menghibahkan satu set perangkat elektronik yang terdiri atas :
1. Satu buah SlimFit TV 29″
2. Satu set komputer
3. Satu buah Handycam
4. Satu buah DVD Recorder
5. Dua buah meja
Seluruh Indonesia PT. Samsung Elektronics Indonesia menghibahkan 100 paket dan untuk Kota Yogyakarta 5 sekolah yaitu SMAN 2, SMAN 7, SMAN 8, SMKN 2 dan SMKN 5, yang terpilih dari 10 nominasi.
Terpilihnya SMAN 7 Yogyakarta sebagai penerima hibah tidak terlepas dari prestasi dari seluruh warga SMAN 7 Yogyakarta baik secara individu, kelompok maupun secara menyeluruh. Penilaian dilakukan 3 tahap, pertama : survey langsung oleh PT. Samsung Elektronics Indonesia; kedua : penentuan nominasi masing-masing wilayah dan ketiga : penentuan penerima hibah.
Atas nama seluruh warga SMA Negeri 7 Yogyakarta mengucapkan terima kasih atas partisipasi PT. Samsung Elektronics Indonesia terhadap dunia pendidikan di tanah air, khususnya di SMA Negeri 7 Yogyakarta.
Dec
09
2008
Hari ini, Selasa, 9 Desember 2008 acara Launching Kantin Kejujuran dipusatkan di SMA Negeri 7 Yogyakarta dibuka resmi oleh Walikota Yogyakarta Bapak Drs. Herry Zudiyanto, SE., Akt.

Di tingkat pemerintah Kota Yogyakarta pelaksanaan program ini dipandu oleh Kantor Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta dengan meluncurkan program “KANTIN KEJUJURAN“. Dengan munculnya Kantin Kejujuran inilah menambah ’sistim pembayaran dalam transaksi jual-beli’ khususnya di Indonesia, dimana konsumen (siswa) mengambil sendiri barang yang diinginkan dan memasukkan uang pembayarannya dalam kotak uang yang telah disiapkan dan jika memerlukan uang kembalian, siswa juga mengambil sendiri uang kembalian pada kotak uang itu juga. Maka nilai KEJUJURAN dari para siswa inilah yang terus dipupuk dan dipertahankan hingga siswa tersebut dimanapun dia mengabdi.Sehubungan dengan program Pemerintah Indonesia memberantas korupsi dengan pendekatan pendidikan anti korupsi sejak dini yang dimotori oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang dinakodai Bapak Antasari Azhar , menempuh jalan melalui pendidikan anti korupsi sejak dini. Sasarannya adalah anak didik mulai SD hingga SMA (dan sederajat).
Ada 9 nilai yang membentuk perilaku anti korupsi :
(1) jujur (2) kerja keras (3) disiplin (4) berani (5) tanggung jawab (6) mandiri (7) sederhana (8) adil (9) peduli. Untuk para siswa tingkat SMA (dan sederajat) diperluas lagi dengan materi tentang uang negara, uang rakyat, dan perlawanan kaum muda terhadap korupsi.
Nov
26
2008

“Mungkin Mawar ini tak seindah pelangi menghiasi langit di pagi itu …
tetapi bagi kami mawar ini adalah seindang perjuanganmu yang tak kenal lelah untuk kami ..”

Kalimat sederhana namun sangat bermakna tersebut dililitkan pada sekuntum bunga mawar (asli lho) dan diserahkan kepada seluruh bapak dan ibu guru SMA Negeri 7 oleh Pengurus OSIS dan MPK 2008-2009 sebagai ucapan “Selamat Hari Guru” yang tiap tahun diperingati pada tanggal 25 Nopember.Kepada seluruh siswa SMA Negeri 7 Jogjakarta (khususnya) kami hanya berpesan : “Tingkatkan rasa tanggungjawabmu pada dirimu sendiri, keluarga dan negaramu; maksimalkan usia mudamu dengan prestasi sesuai potensi diri, karena usia muda tak ‘kan datang untuk keduakalinya. Masa depan bangsa dan negara Indonesia ada di tanganmu”
Kesuksesan seorang guru dapat dilihat manakala siswanya mampu mencapai kesuksesan, maka antara guru dan siswa harus mampu bergandengtangan dalam proses mencapai kesuksesan.
Dirgahayu Guru Indonesia
Nov
12
2008

Dalam rangka memperingati dan menghayati nilai-nilai kepahlawanan yang dirasakan akhir-akhir ini mulai luntur, sejak Senin, 10 Nopember 2008 bertempat di Bangsal Wiyata Mandala SMA Negeri 7 Jogjakarta dibuka “KANTIN KEJUJURAN“. Sebagai wahana memupuk rasa kejujuran sejak dini sekaligus mengamalkan nilai kejujuran, rasa memiliki dan toleransi sebagaimana dicontohkan para pahlawan nasional.
Apa bedanya dengan kantin yang sudah ada?
Kantin ini menyediakan aneka makanan ringan dan aneka permen belum selengkap kantin, di meja disediakan aneka makanan kecil lengkap dengan DAFTAR HARGA dan KOTAK UANG, TANPA PENJAGA !!!
Siswa yang membeli self service termasuk ‘ambil uang kembalian’. Jelasnya siswa ambil sendiri makanan yang diinginkan, memasukkan uang pembelian dan ambil sendiri uang kembalian pada kotak uang yang disediakan.
Setelah jam istirahat kedua, guru yang diberi tugas memberesi dagangan dan menghitung dan mencocokkan barang yang laku dengan uang yang ada di kotak uang.
Setelah diketahui hasilnya diumumkan ke seluruh kelas hasil penjualan dan TINGKAT KEJUJURAN SISWA SMA Negeri 7 Jogjakarta, dari seluruh penjuru kelaspun terdengar sorak gembira mengetahui TINGKAT KEJUJURAN MENCAPAI 100%. Artinya tidak ada siswa yang berbuat curang.
Salut kepada siswa-siswa SMA Negeri 7 Jogjakarta. Pertahankan kejuruan Anda di manapun, kapanpun dan dalam situasi apapun.
Jun
29
2008
SMA Negeri 7 Yogyakarta berdiri sejak 1 Juli 1983. Sebelumnya gedung ini merupakan Rumah Sakit “Pugeran” dan setelah menyatu dengan kawasan kampus Universitas Gadjah Mada berganti nama Rumah Sakit Umum Pusat “Prof. DR. Sardjito”. Pada masa awal berdirinya SMA Negeri 7 Yogyakarta merupakan filial dari SMA Negeri 1 (SMA Teladan). Pada waktu itu seluruh komponen SMA Negeri 7 berperang melawan sisa-sisa rumah sakit sehingga layak dijadikan tempat belajar.
Dan pada hari Selasa, 1 Juli 2008 usia SMA Negeri 7 Yogyakarta
genap 2,5 dasa warsa.
“SELAMAT BERLUSTRUM, PERCEPAT LANGKAHMU
DEMI KEMAJUAN BANGSA“
Jun
22
2008

Hari ini Ahad, 22 Juni 2008 sebanyak 150 guru di Provinsi DIY meninggalkan kesibukan keluarganya untuk mengikuti Seminar Sehari yang bertajuk “Globalisasi dan Perubahan Paradigma Pendidikan di Indonesia” yang diselenggarakan SMA Negeri 7 Yogyakarta. Seminar ini merupakan salah satu agenda Lustrum ke-5 yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs. Syamsury, MM dan sebagai keynote speaker ibu Prof. Suwarsih Madya, Ph.D Kepala Dinas Pendidikan Prov. DIY. Seminar ini diikuti oleh guru-guru SD, SMP, SMA, SMK, Mahasiswa dan pemerhati pendidikan dengan materi tidak kurang dari 8 makalah.
Kepada para peserta Seminar diminta untuk tidak mudah menyerah dan terus instropeksi diri khususnya untuk memperbaiki kinerja sebagai pendidik. Guru sebagai teman belajar dan siap untuk menerima kritikan dari peserta didik. Demikian sepenggal pesan Kadinas Pendidikan Prov. DIY.
Membaca Terus Guru Indonesia. Sisihkan gajimu untuk buku walau satu buku satu bulan.
BRAVO!
May
26
2008
Sebagai manifestasi diberlakukannya PP No.19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, diterbitkan beberapa Peraturan Menteri. Sampai dengan akhir tahun 2007 Mendiknas telah menerbitkan :
Permendiknas No. 22/2006 Tentang Standar Isi
Permendiknas No.23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Permendiknas No.24/2006 dan No.6/2007 Tentang Pelaksanaan Permendiknas No.22 & 23
Permendiknas No.12,13,16,18 tahun 2007 tentang Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Permendiknas No. 19/2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
Permendiknas No. 24/2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana
Permendiknas No. 20/2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan
Continue Reading »
Mar
13
2008
Jumat, 14 Maret 2008 jam 13.00 WIB bertempat di “Bangsal Wiyata Mandala”
SMA Negeri 7 Yogyakarta direncanakan akan diselenggarakan ‘Pisah-Sambut”
antara DRS. H. HARDJA PURNAMA dengan DRS. H. MAWARDI

Semoga kepindahan Bapak Drs. H. HARDJA PURNAMA ke tempat yang baru (SMA Negeri 9 Yogyakarta) merupakan berkah bagi Bapak sekeluarga dan senantiasa dapat memegang teguh amanah sebagai ladang pengabdian dan ibadah kepada Allah SWT dan bangsa. Amin.
Kami hanya bisa mengantarkan dengan ucapan ‘SELAMAT JALAN‘.

“SELAMAT DATANG” kami ucapkan kepada Bapak Drs. H. MAWARDI sebagai pimpinan baru di SMA Negeri 7 Yogyakarta, semoga dengan kepemimpinan Bapak membawa nuansa baru bagi seluruh sivitas SMA Negeri 7 Yogyakarta dan mengantarkan SMA Negeri 7 Yogyakarta dapat berkembang lebih pesat.