Materi ke 1 : KEBUTUHAN dan Macamnya
1. Pengertian Kebutuhan :
Pengertian kebutuhan dari berbagai buku ekonomi dapat dideskripsikan dengan susunan kalimat yang berbeda-beda, namun pada intinya sama, bahwasanya kebutuhan adalah segala sesuatu yang harus dipenuhi guna menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemakmuran atau kesejahteraan sehingga tercapai kepuasan. (kepuasan bersifat relatif).
2. Kebutuhan manusia secara garis besar dapat dibedakan dalam 4 jenis ;
a. Berdasar Intensitas / tingkat kepentingan, dibedakan atas :
1. Kebutuhan Primer / Mutlak / Inti / Pokok / Dasar, Yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia mampu mempertahankan hidupnya. Kebutuhan ini secara umum terdiri sandang, pangan, dan papan. (disingkat SPP).
2. Kebutuhan Sekunder, yaitu kebutuhan yang baru dapat dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan ini digunakan untuk melengkapi kebutuhan primer, sebingga disebut juga kebutuhan pelengkap.
3. Kebutuhan Tersier / Mewah, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya bertujuan untuk meningkatkan status sosial seseorang (prestise). Sudah barang tentu secara logis kebutuhan ini akan dipenuhi jika kedua kebutuhan sebelumnya sudah terpenuhi.
Secara logis urutan pemenuhan kebutuhan menurut intensitasnya adalah sesuai nomor urut di atas. Hal yang tidak mungkin seseorang akan memenuhi kebutuhan mewahnya sementara kebutuhan primernya tidak dipenuhi terlebih dahulu.
Suatu barang tidak dapat diklaim sebagai kebutuah sekunder atau kebutuhan tersier, misalnya TV, komputer, dll; hal ini sangat tergantung dari individu masing-masing. Bagi seseorang yang baru bisa mencukupi kebutuhan primer, maka komputer bisa dianggap sebagai barang mewah.
Khususnya kebutuhan pokok atau ada yang menyebut kebutuhan primer, menurut pandangan penulis untuk memperluas wawasan, istilah kebutuhan primer harus dibedakan dengan istilah kebutuhan pokok. Kebutuhan primer, jelas kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjaga kelangsungan hidup (agar hidup tetap hidup). Sementara kebutuhan pokok, dapat diartikan lebih luas lagi. Misalnya seorang tukang ojek kebutuhan primernya jelas SPP tetapi kebutuhan pokok dia sebagai tukang ojek adalah sepeda motor, karena tanpa itu dia tidak dapat melakukan pekerjaannya. Sehingga dapat disimpulkan, kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang berkaitan langsung dengan bidang pekerjaan masing-masing. (hal ini silakan didiskusikan).
b. Berdasarkan Sifat, dibedakan atas :
1. Kebutuhan Jasmani / Materiil / Badaniyah, yaitu segala kebutuhan yang ditujukan untuk memenuhi kepuasan atau kesempurnaan jasmani.
2. Kebutuhan Rohani / Batiniah / Spriritual / Jiwa, yaitu segala kebutuhan yang dibutuhkan untuk mencapai kepuasan atau ketenangan jiwa/batin
c. Berdasarkan Waktu Pemenuhan, dibedakan atas :
1. Kebutuhan Sekarang, yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga dan tidak dapat ditunda. Jika kebutuhan ini ditunda bisa akan berakibat fatal, misalnya saat ini sedang sakit, maka harus segera diobati.
2. Kebutuhan Masa Datang, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya beberapa waktu yang akan datang, tetapi segala sesuatunya mulai sekarang sudah dipersiapkan. Misalnya akan pergi haji, maka mulai sekarang sudah menabung agar pada saatnya nati uang yang diperlukan mencukupi.
3. Kebutuhan Insidental, yaitu kebutuhan yang tidak tentu waktu pemenuhannya.
4. Kebutuhan Sepanjang Waktu, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya dilakukan sepanjang waktu atau dalam waktu yang lama. Misalnya kebutuhan akan ilmu dengan belajar.
d. Berdasar Subyek (yang membutuhkan), dibedakan atas :
1. Kebutuhan Individu / perorangan, yaitu kebutuhan yang diperuntukkan bagi perseorangan yang berfisat pribadi. Misal, kebutuhan ayah akan berbeda dengan kebutuhan ibu, begitu juga untuk masing-masing anak.
2. Kebutuhan kelompok / Kolektif, yaitu segala sesuatu yang manfaatnya dirasakan bersama oleh beberapa orang atau kelompok orang di masyarakat.
e. Menurut Sosio-Budaya, dibedakan atas :
1. Kebutuahn Sosial, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya dipengaruhi oleh kedudukan atau tingkat sosial seseorang dalam suatu lingkungan sosial dimana dia berada. Misalnya seorang dokter dia akan memenuhi kebutuhannya sesuai kedudukannya sebagai dokter, maka akan berbeda dengan seseorang yang berprofesis sebagai sopir taxi.
2. Kebutuhan Psikologis, jenis ini bisa dikatakan sama dengan kebutuhan rohani, karena hasil dari pemenuhan kebutuhan ini tidak dapat diukur dengan uang dan hanya dapat dirasakan oleh orang tersebut walaupun untuk memenuhi kebutuhan tersebut adakalanya juga diperlukan pengorbanan materiil (uang). Semisal kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan mendapatkan status sosial yang lebih tinggi dengan membeli mobil yang lebih bagus, dan sebagainya.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan :
a. Tingkat Pendapatan
b. Lingkungan Alam
c. Lingkungan / Status Sosial
d. Akulturasi Budaya / Adat Istiadat
e. Agama / Kepercayaan
f. Kemajuan Teknologi
g. Usia
h. Jenis Kelamin / gender
i. Perkembangan IPTEK
j. Perdagangan Internasional
k. Promosi / iklan
l. dan lainnya.
Sumber : diambil dari berbagai buku termasuk Buku Sekolah Elektronik
Kepada para siswa dan pembaca diminta memberikan masukan demi kelengkapan materi tersebut.
Materi Ekonomi Kelas X
Materi ke 1
1. Pengertian Kebutuhan :
Pengertian kebutuhan dari berbagai buku ekonomi dapat dideskripsikan dengan susunan kalimat yang berbeda-beda, namun pada intinya sama, bahwasanya kebutuhan adalah segala sesuatu yang harus dipenuhi guna menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemakmuran atau kesejahteraan sehingga tercapai kepuasan. (kepuasan bersifat relatif).
2. Kebutuhan manusia secara garis besar dapat dibedakan dalam 4 jenis ;
a. Berdasar Intensitas / tingkat kepentingan, dibedakan atas :
1. Kebutuhan Primer / Mutlak / Inti / Pokok / Dasar, Yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia mampu mempertahankan hidupnya. Kebutuhan ini secara umum terdiri sandang, pangan, dan papan. (disingkat SPP).
2. Kebutuhan Sekunder, yaitu kebutuhan yang baru dapat dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan ini digunakan untuk melengkapi kebutuhan primer, sebingga disebut juga kebutuhan pelengkap.
3. Kebutuhan Tersier / Mewah, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya bertujuan untuk meningkatkan status sosial seseorang (prestise). Sudah barang tentu secara logis kebutuhan ini akan dipenuhi jika kedua kebutuhan sebelumnya sudah terpenuhi.
Secara logis urutan pemenuhan kebutuhan menurut intensitasnya adalah sesuai nomor urut di atas. Hal yang tidak mungkin seseorang akan memenuhi kebutuhan mewahnya sementara kebutuhan primernya tidak dipenuhi terlebih dahulu.
Suatu barang tidak dapat diklaim sebagai kebutuah sekunder atau kebutuhan tersier, misalnya TV, komputer, dll; hal ini sangat tergantung dari individu masing-masing. Bagi seseorang yang baru bisa mencukupi kebutuhan primer, maka komputer bisa dianggap sebagai barang mewah.
Khususnya kebutuhan pokok atau ada yang menyebut kebutuhan primer, menurut pandangan penulis untuk memperluas wawasan, istilah kebutuhan primer harus dibedakan dengan istilah kebutuhan pokok. Kebutuhan primer, jelas kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjaga kelangsungan hidup (agar hidup tetap hidup). Sementara kebutuhan pokok, dapat diartikan lebih luas lagi. Misalnya seorang tukang ojek kebutuhan primernya jelas SPP tetapi kebutuhan pokok dia sebagai tukang ojek adalah sepeda motor, karena tanpa itu dia tidak dapat melakukan pekerjaannya. Sehingga dapat disimpulkan, kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang berkaitan langsung dengan bidang pekerjaan masing-masing. (hal ini silakan didiskusikan).
b. Berdasarkan Sifat, dibedakan atas :
1. Kebutuhan Jasmani / Materiil / Badaniyah, yaitu segala kebutuhan yang ditujukan untuk memenuhi kepuasan atau kesempurnaan jasmani.
2. Kebutuhan Rohani / Batiniah / Spriritual / Jiwa, yaitu segala kebutuhan yang dibutuhkan untuk mencapai kepuasan atau ketenangan jiwa/batin
c. Berdasarkan Waktu Pemenuhan, dibedakan atas :
1. Kebutuhan Sekarang, yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga dan tidak dapat ditunda. Jika kebutuhan ini ditunda bisa akan berakibat fatal, misalnya saat ini sedang sakit, maka harus segera diobati.
2. Kebutuhan Masa Datang, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya beberapa waktu yang akan datang, tetapi segala sesuatunya mulai sekarang sudah dipersiapkan. Misalnya akan pergi haji, maka mulai sekarang sudah menabung agar pada saatnya nati uang yang diperlukan mencukupi.
3. Kebutuhan Insidental, yaitu kebutuhan yang tidak tentu waktu pemenuhannya.
4. Kebutuhan Sepanjang Waktu, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya dilakukan sepanjang waktu atau dalam waktu yang lama. Misalnya kebutuhan akan ilmu dengan belajar.
d. Berdasar Subyek (yang membutuhkan), dibedakan atas :
1. Kebutuhan Individu / perorangan, yaitu kebutuhan yang diperuntukkan bagi perseorangan yang berfisat pribadi. Misal, kebutuhan ayah akan berbeda dengan kebutuhan ibu, begitu juga untuk masing-masing anak.
2. Kebutuhan kelompok / Kolektif, yaitu segala sesuatu yang manfaatnya dirasakan bersama oleh beberapa orang atau kelompok orang di masyarakat.
e. Menurut Sosio-Budaya, dibedakan atas :
1. Kebutuahn Sosial, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya dipengaruhi oleh kedudukan atau tingkat sosial seseorang dalam suatu lingkungan sosial dimana dia berada. Misalnya seorang dokter dia akan memenuhi kebutuhannya sesuai kedudukannya sebagai dokter, maka akan berbeda dengan seseorang yang berprofesis sebagai sopir taxi.
2. Kebutuhan Psikologis, jenis ini bisa dikatakan sama dengan kebutuhan rohani, karena hasil dari pemenuhan kebutuhan ini tidak dapat diukur dengan uang dan hanya dapat dirasakan oleh orang tersebut walaupun untuk memenuhi kebutuhan tersebut adakalanya juga diperlukan pengorbanan materiil (uang). Semisal kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan mendapatkan status sosial yang lebih tinggi dengan membeli mobil yang lebih bagus, dan sebagainya.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan :
a. Tingkat Pendapatan
b. Lingkungan Alam
c. Lingkungan / Status Sosial
d. Akulturasi Budaya / Adat Istiadat
e. Agama / Kepercayaan
f. Kemajuan Teknologi
g. Usia
h. Jenis Kelamin / gender
i. Perkembangan IPTEK
j. Perdagangan Internasional
k. Promosi / iklan
l. dan lainnya.
Sumber : diambil dari berbagai buku termasuk Buku Sekolah Elektronik
Kepada para siswa dan pembaca diminta memberikan masukan demi kelengkapan materi tersebut.